You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pedagang Pasar Induk Disosialisasikan Penataan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Disosialisasi Program Penataan

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya selaku Pengelola Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur melakukan sosialisasi program penataan pasar yang diikuti sekitar 200 pedagang.

"Pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan kenyamanan"

Sosialisasi ini dipimpin langsung Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, dan dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto; Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombespol Nicholas Lilipaly; serta Komandan Kodim 0505, Kolonel Nelson Paido Makmur.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan mengatakan, penataan Pasar Induk Kramat Jati meliputi, pembangunan gapura, pembetonan area pasar, pengecatan, pembangunan pos pemadam kebakaran, pusat pengolahan sampah mandiri, ATM center, dan taman interaktif.

Distribusi Daging Kurban di Pasar Induk Kramat Jati Gunakan Wadah Ramah Lingkungan

"Langkah-langkah ini merupakan bentuk konkret pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan kenyamanan bagi para pedagang serta pengunjung," ujarnya  Senin (16/6).

Wakil Wali kota Jakarta Timur, Kusmanto berharap, penataan yang dilakukan akan semakin memberikan dampak positif bagi semua yang melakukan aktivitas di pasar.

"Semoga dengan selesainya penataan nantinya, animo masyarakat atau pembeli di Pasar Induk Kramat Jati semakin meningkat," harapnya.

Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun menjelaskan, penataan sudah dimulai awal Oktober 2024. Penataan juga akan mencakup 1.500 pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Induk Kramat Jati.

"Saat ini progres penataan sudah sekitar 36 persen. Harapannya sampai akhir tahun ini berjalan sesuai dengan target yang sudah ditentukan," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Margono mengaku mendukung program penataan yang dilakukan.

"Semoga Pasar Induk Kramat Jati semakin nyaman, aman, rapi, dan bersih. Sehingga, semakin banyak pembeli yang datang berbelanja dan pedagang semakin sejahtera," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39521 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3429 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1705 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1553 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1317 personDessy Suciati